Gerbong Eksekutif Kereta Api Malioboro Ekspres
Jujur, jika bukan karena tiket promo serba dua puluh delapan ribu rupiah dari PT. KAI, saya tidak akan berada di gerbong ini lagi. Kursinya memang lebih nyaman -empuk- dengan sandaran bahu dan kaki yang bisa disesuaikan, spacenya pun lega. Ditambah dengan fasilitas bantal, jendela bertirai, AC yang konon lebih dingin, selimut untuk perjalanan malam plus pelayanan ekstra ramah dari awak kereta api. Tapi tetap saja, saya lebih memilih menambah 'sedikit' dan beli tiket pesawat ketimbang naik kereta api jarak jauh kelas eksekutif, hemat waktu dan terhindar dari pegal-pegal karna kelamaan duduk atau salah posisi tidur. Atau sebaliknya, jika backpacker mode on alias budget sedang tipis -seperti yang sering terjadi- saya memilih naik kelas ekonomi. Menderita beberapa (belas) jam demi menghemat 'sedikit' buat tambahan pegangan di perjalanan, maklum... sebuah perjalanan bisa terjadi kapan saja tanpa memberi waktu untuk bersiap lebih dulu.



